Jangan berjalan di depan ku; Aku mungkin tidak mengikuti...Jangan berjalan di belakang ku; Aku mungkin tidak memimpin...Berjalanlah disampingku dan jadilah teman ku.,,,

6 Mar 2010

Delapan Kebohongan Ibu

Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya. Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya dari kebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia.




Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan porsi nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata: “Makanlah nak, aku tidak lapar” ———- KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA



Ketika saya mulai tumbuh dewasa, ibu yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekat rumah, ibu berharap dari ikan hasil pancingan, ia bisa memberikan sedikit makanan bergizi untuk petumbuhan. Sepulang memancing, ibu memasak sup ikan yang segar dan mengundang selera. Sewaktu aku memakan sup ikan itu, ibu duduk di sampingku dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang aku makan. Aku melihat ibu seperti itu, hati juga tersentuh, lalu menggunakan sendokku dan memberikannya kepada ibuku. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya, ia berkata : “Makanlah nak, aku tidak suka makan ikan” ———- KEBOHONGAN IBU YANG KEDUA



Sekarang aku sudah masuk SMP, demi membiayai sekolah abang dan kakakku, ibu pergi ke koperasi untuk membawa sejumlah kotak korek api untuk ditempel, dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk menutupi kebutuhan hidup. Di kala musim dingin tiba, aku bangun dari tempat tidurku, melihat ibu masih bertumpu pada lilin kecil dan dengan gigihnya melanjutkan pekerjaannya menempel kotak korek api. Aku berkata :”Ibu, tidurlah, udah malam, besok pagi ibu masih harus kerja.” Ibu tersenyum dan berkata :”Cepatlah tidur nak, aku tidak capek” ———- KEBOHONGAN IBU YANG KETIGA



Ketika ujian tiba, ibu meminta cuti kerja supaya dapat menemaniku pergi ujian. Ketika hari sudah siang, terik matahari mulai menyinari, ibu yang tegar dan gigih menunggu aku di bawah terik matahari selama beberapa jam. Ketika bunyi lonceng berbunyi, menandakan ujian sudah selesai. Ibu dengan segera menyambutku dan menuangkan teh yang sudah disiapkan dalam botol yang dingin untukku. Teh yang begitu kental tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang yang jauh lebih kental. Melihat ibu yang dibanjiri peluh, aku segera memberikan gelasku untuk ibu sambil menyuruhnya minum. Ibu berkata :”Minumlah nak, aku tidak haus!” ———- KEBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT



Setelah kepergian ayah karena sakit, ibu yang malang harus merangkap sebagai ayah dan ibu. Dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu, dia harus membiayai kebutuhan hidup sendiri. Kehidupan keluarga kita pun semakin susah dan susah. Tiada hari tanpa penderitaan. Melihat kondisi keluarga yang semakin parah, ada seorang paman yang baik hati yang tinggal di dekat rumahku pun membantu ibuku baik masalah besar maupun masalah kecil. Tetangga yang ada di sebelah rumah melihat kehidupan kita yang begitu sengsara, seringkali menasehati ibuku untuk menikah lagi. Tetapi ibu yang memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat mereka, ibu berkata : “Saya tidak butuh cinta” ———- KEBOHONGAN IBU YANG KELIMA



Setelah aku, kakakku dan abangku semuanya sudah tamat dari sekolah dan bekerja, ibu yang sudah tua sudah waktunya pensiun. Tetapi ibu tidak mau, ia rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit sayur untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kakakku dan abangku yang bekerja di luar kota sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu memenuhi kebutuhan ibu, tetapi ibu bersikukuh tidak mau menerima uang tersebut. Malahan mengirim balik uang tersebut. Ibu berkata : “Saya punya duit” ———- KEBOHONGAN IBU YANG KEENAM



Setelah lulus dari S1, aku pun melanjutkan studi ke S2 dan kemudian memperoleh gelar master di sebuah universitas ternama di Amerika berkat sebuah beasiswa di sebuah perusahaan. Akhirnya aku pun bekerja di perusahaan itu. Dengan gaji yang lumayan tinggi, aku bermaksud membawa ibuku untuk menikmati hidup di Amerika. Tetapi ibu yang baik hati, bermaksud tidak mau merepotkan anaknya, ia berkata kepadaku “Aku tidak terbiasa” ———- KEBOHONGAN IBU YANG KETUJUH



Setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkena penyakit kanker lambung, harus dirawat di rumah sakit, aku yang berada jauh di seberang samudra atlantik langsung segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Aku melihat ibu yang terbaring lemah di ranjangnya setelah menjalani operasi. Ibu yang keliatan sangat tua, menatap aku dengan penuh kerinduan. Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya terkesan agak kaku karena sakit yang ditahannya. Terlihat dengan jelas betapa penyakit itu menjamahi tubuh ibuku sehingga ibuku terlihat lemah dan kurus kering. Aku sambil menatap ibuku sambil berlinang air mata. Hatiku perih, sakit sekali melihat ibuku dalam kondisi seperti ini. Tetapi ibu dengan tegarnya berkata : “jangan menangis anakku, Aku tidak kesakitan” ———- KEBOHONGAN IBU YANG KEDELAPAN.



Setelah mengucapkan kebohongannya yang kedelapan, ibuku tercinta menutup matanya untuk yang terakhir kalinya.



Dari cerita di atas, saya percaya teman-teman sekalian pasti merasa tersentuh dan ingin sekali mengucapkan : ” Terima kasih ibu !”



Coba dipikir-pikir teman, sudah berapa lamakah kita tidak menelepon ayah ibu kita? Sudah berapa lamakah kita tidak menghabiskan waktu kita untuk berbincang dengan ayah ibu kita? Di tengah-tengah aktivitas kita yang padat ini, kita selalu mempunyai beribu-ribu alasan untuk meninggalkan ayah ibu kita yang kesepian. Kita selalu lupa akan ayah dan ibu yang ada di rumah.



Jika dibandingkan dengan pacar kita, kita pasti lebih peduli dengan pacar kita. Buktinya, kita selalu cemas akan kabar pacar kita, cemas apakah dia sudah makan atau belum, cemas apakah dia bahagia bila di samping kita.



Namun, apakah kita semua pernah mencemaskan kabar dari orang tua kita?



Cemas apakah orang tua kita sudah makan atau belum? Cemas apakah orang tua kita sudah bahagia atau belum? Apakah ini benar? Kalau ya, coba kita renungkan kembali lagi..



Di waktu kita masih mempunyai kesempatan untuk membalas budi orang tua kita, lakukanlah yang terbaik. Jangan sampai ada kata “MENYESAL” di kemudian hari ..



“INI DIAMBIL DARI KISAH SESEORANG”

1 Mar 2010

10 ciri orang yang berpikir positif


Semua orang yang berusaha meningkatkan diri dan ilmu pengetahuannya pasti tahu bahwa hidup akan lebih mudah dijalani bila kita selalu berpikir positif. Tapi, bagaimana melatih diri supaya pikiran positiflah yang ‘beredar’ di kepala kita, tak banyak yang tahu.
Oleh karena itu, sebaiknya kita kenali saja dulu ciri-ciri orang yang berpikir positif dan mulai mencoba meniru jalan pikirannya.
  1. Melihat masalah sebagai tantangan. Bandingkan dengan orang yang melihat masalah sebagai cobaan hidup yang terlalu berat dan bikin hidupnya jadi paling sengsara sedunia.
  2. Menikmati hidupnya. Pemikiran positif akan membuat seseorang menerima keadaannya dengan besar hati, meski tak berarti ia tak berusaha untuk mencapai hidup yang lebih baik.
  3. Pikiran terbuka untuk menerima saran dan ide. Karena dengan begitu, boleh jadi ada hal-hal baru yang akan membuat segala sesuatu lebih baik.
  4. Mengenyahkan pikiran negatif segera setelah pikiran itu terlintas di benak. ‘Memelihara’ pikiran negatif lama-lama bisa diibaratkan membangunkan singa tidur. Sebetulnya tidak apa-apa, ternyata malah bisa menimbulkan masalah.
  5. Mensyukuri apa yang dimilikinya. Dan bukannya berkeluh-kesah tentang apa-apa yang tidak dipunyainya
  6. Tidak mendengarkan gosip yang tak menentu. Sudah pasti, gosip berkawan baik dengan pikiran negatif. Karena itu, mendengarkan omongan yang tak ada juntrungnya adalah perilaku yang dijauhi si pemikir positif.
  7. Tidak bikin alasan, tapi langsung bikin tindakan. Pernah dengar pelesetan NATO (No Action, Talk Only), kan? Nah, mereka ini jelas bukan penganutnya.
  8. Menggunakan bahasa positif. Maksudnya, kalimat-kalimat yang bernadakan optimisme, seperti “Masalah itu pasti akan terselesaikan,” dan “Dia memang berbakat.”
  9. Menggunakan bahasa tubuh yang positif. Di antaranya adalah senyum, berjalan dengan langkah tegap, dan gerakan tangan yang ekspresif, atau anggukan. Mereka juga berbicara dengan intonasi yang bersahabat, antusias, dan ‘hidup’.
  10. Peduli pada citra diri. Itu sebabnya, mereka berusaha tampil baik. Bukan hanya di luar, tapi juga di dalam.

Refurbish, Tray dan Rekondisi

Tahukah anda bahwa dalam pembelian hardware terdapat istilah Refurbish, Tray dan Rekondisi? Ya, istilah ini mungkin tidak banyak orang yang tahu kecuali orang yang sering bergelut dalam dunia komputer. Baiklah kita bahas tentang hal ini satu per satu.

Refurbish

Apakah Refurbish itu? Dalam dunia komputer dan elektronik pengertian Refurbish bisa diartikan sebagai berikut:

"Refurbished", in reference to computers or laptops, means that the equipment was returned to the manufacturer either because the customer simply didn't want it or a minor problem was found. Before re-selling the equipment, manufacturers fix and certify the unit and sell it at a discount. Manufacturers often replace the outer case on the product, before selling it on. This is especially true for laptop and desktop computers. (Wikipedia)

Refurbish adalah barang yang kembali diolah kembali akibat adanya 'sedikit' kerusakan. Barang yang refurbish tentulah barang yang tidak lulus uji untuk dilempar ke pasaran. Untuk itu, dilakukan perbaikan untuk bisa kembali dilempar kepasaran dengan harga yang sedikit lebih murah dan garansi yang lebih pendek jangka waktunya. Barang refurbish dalam istilah komputer dan elektronik dipisahkan atau bertolak belakang dengan pengertian "Resmi". Barang "Resmi" adalah barang yang lulus uji saat pengujian pertama untuk dilempar kepasaran hingga di jual dengan harga yang sedikit lebih mahal dengan jangka waktu garansi lebih lama.

Contoh Harddisk Seagate Resmi dan Refurbish, Harddisk Refurbish biasanya ditandai dengan garis hijau melingkar pada label (Lihat Gambar)



Tray

Tak berbeda dengan Tray. Tray adalah sebuah barang atau produk yang biasanya menggunakan kemasan (Box) tetapi tidak memiliki box karena barang tersebut adalah barang Refurbish. Tetapi hal ini tidak berarti setiap barang yang tidak memiliki box adalah barang Tray. Karena banyak barang komputer memang tidak memiliki box dalam penjualannya contohnya Harddisk dan RAM.


Contoh barang yang Box dan Tray biasanya pada Processor.




Rekondisi

Nah, kalo ini asli barang bekas yang di 'kondisikan' menjadi baru. Rekondisi adalah barang seken yang di 'sulap' dengan sedikit perbaikan dan 'make up' sehingga terlihat baru untuk kemudian dibuat dus dan label. Lalu dengan garansi yang diberikan, harga bisa jauh diatas harga baru.

Contoh monitor rekondisi



Bagaimana Membedakan yang Refurbish, Tray dan Rekondisi?
Tenang, bila anda membeli product ini di Toko-toko seperti Mangga Dua, Glodok, juga di toko-toko lain, bila anda ingin membeli yang resmi, Box dan bukan rekondisi, mereka dengan senang akan menunjukkannya untuk anda. Sebab tak ada kepentingan mereka untuk menjual produk apakah yang resmi atau tidak resmi, tray atau box maupun rekondisi. Asal barang mereka terjual, mereka pasti melayani anda.

Bila anda memesan melalui Teknisi atau seseorang yang anda kenal, pastikan anda meminta barang-barang yang resmi, box dan tidak rekondisi.

Yang pasti, produsen juga membedakan antara barang yang resmi dan tidak resmi. Contohnya pada harddisk Seagate di atas yang dibedakan dengan garis hijau melingkari label. Bila Rekondisi, maka akan tertulis di luar dus dengan tulisan besar REKONDISI. Dan Tray tentu lebih mudah karena tidak memiliki Dus.

Bermasalahkan Barang-barang Tersebut?

Secara kualitas, tentu saja barang-barang tersebut memiliki kualitas lebih rendah dari barang resminya. Tetapi inilah pilihan. Bila anda memang mengutamakan kualitas, maka pastikan anda membeli barang-barang resmi. Dan sebagai Kw2 (kualitas nomor 2) tentu saja dengan jaminan dari produsen barang yang akan anda beli tersebut setidaknya lebih baik kualitasnya dari pada barang Seken. Bila barang seken saja masih laku, tentu barang-barang tersebut jadi pilihan bagi yang ingin berhemat tapi tetap mendapatkan barang baru dan memiliki garansi.

Cara Ngetes Printer Tanpa Komputer

Melakukan tes printer tanpa menggunakan komputer diperlukan untuk mengetahui apakah kerusakan (seperti tidak bisa melakukan print out) dikarenakan kerusakan pada printer itu sendiri atau karena komputer atau hubungan koneksi printer dengan komputer. Melakukan tes printer tanpa menggunakan printer di istilahkan dengan self print test.

Self print test adalah salah satu fasilitas yang terdapat dalam sebuah printer. Setiap printer hampir dipastikan memiliki fasilitas ini. Kegunaannya tentu saja seperti yang disebutkan diatas yaitu mengetahui kerusakan dengan printer itu sendiri. Dengan demikian self print test adalah salah satu andalan bagi Trouble Shooting Printer.

Self print test dilakukan pada saat kondisi printer tidak menunjukkan kondisi kerusakan tapi tidak bisa melakukan print out. Misalnya mati total, blinking, dan sejenisnya yang jelas-jelas kerusakan printer itu sendiri maka tidak perlu dilakukan self print test.

Cara melakukan Self Print Test

- Pada Dot Matrik (Contoh: LX 300, LQ 2180). Hidupkan Printer lalu masukkan kertas. Matikan printer setelah kertas masuk. Lalu hidupkan kembali sambil menekan tombol FF (fast forward). Maka jika printer anda bisa melakukan print out yang berupa huruf-huruf dan angka-angka artinya printer anda dalam kondisi baik.

- Printer Deskjet/Inkjet dengan 2 atau lebih tombol maka siapkan kertas pada printer. Matikan printer lalu hidupkan kembali sambil menekan tombol Resume. Maka printer yang dalam kondisi baik akan melakukan print out. Hasil print out beragam tergantung jenis printer.

- Printer Deskjet/Inkjet dengan 1 tombol (contoh Canon BJC2100SP) maka siapkan kertas pada printer. Biarkan printer dalam kondisi hidup. Lalu tekan tombol sebanyak dua kali berturut-turut. Maka printer akan melakukan print out bila tidak mengalami kerusakan.

"Harus Bisa! Seni Memimpin a la SBY" buku favorit Ku yang kedua..

pernah baca dan lihat kan di Facebook aku di bagian informasi mengenai buku favoritku, !!!!yah itu dia akan aku bahas di blog ini...
nah,,kini aku mau nyampein lagi nih buku favoritKu yang kedua,,,kebetulan buku ini mengisahkan seorang tokoh yang menurut aku adalah sosok karismatik dan Beliau juga termasuk dalam salah satu tokoh iDola saya..yach dia adlah bapak Susilo Bambang Yudhoyono...Presiden RI,,awal mmbaca buku ini,pertama kali aku baca di Library Akademi Teknik Sorowako ( ATS ) ..sampe-sampe pekerjaanku akuhentukan sebentar hanya unutk membaca buku ini,,,dahsyat sekali loh...nih dia buku itu

Harus Bisa! Seni Memimpin a la SBY
Harus Bisa! Seni Memimpin a la SBY
Buku karangan Dino Patti Djalal ini secara umum menggambarkan segi – segi positif dari kepemimpinan SBY selama beliau menjadi presiden. Dino berusaha memaparkan kehidupan sehari – hari dan situasi di kala SBY mengatasi masalah selama masa kepresidennnya. Terlepas dari isu yang menyindir buku ini sebagai bagian dari kampanye SBY menjelang pilpres, atau sebagai upaya untuk meningkatkan pamor SBY di kalangan masyarakat terdidik, saya menganggap buku ini bisa menjadi sarana pembelajaran bagi para generasi muda sekarang yang ingin menjadi pemimpin bangsa pada masa yang akan datang.
Dino menjelaskan karakteristik – karakteristik positif SBY selama memimpin dengan memberikan contoh nyata perbuatan SBY di lapangan dari setiap nilai yang coba dia uraikan. Contoh nyata bisa merupakan bukti terkuat untuk mendukung pernyataannya.
Penulis berusaha memaparkan bagaimana pola hidup SBY dan pelajaran – pelajaran yang bisa dipetik dari sikap kepemimpinan beliau. Untuk mempermudah analisa, penulis membagi buku ini menjadi enam kategori.
Kategori pertama berjudul “Memimpin dalam Krisis” yang sesuai dengan judulnya menjelaskan bagaimana sikap SBY dalam menghadapi krisis – krisis yang melanda negeri ini. Buku ini diawali dengan ulasan tentang bencana terbesar yang melanda bangsa ini di era modern, tsunami di Aceh satu hari setelah Natal 2004.
Dino berusaha menunjukkan bahwa SBY merupakan seorang pemimpin yang selalu berada di garda terdepan dalam keadaan krisis. Berikutnya SBY, di tengah – tengah kesibukannya mengatur Negara, mampu secara real-time menyelesaikan kasus penculikan 2 wartawan Metro TV di Irak, Meutya Hafid dan Budianto. Sebagai seorang pemimpin, SBY dinilai mampu mengubah krisis menjadi peluang. Bencana tsunami di Aceh tahun 2004 mampu beliau gunakan untuk meredam GAM dan akhirnya tercapai kesepakatan damai. Di tengah krisis pangan tahun 2008, SBY justru mampu memantapkan ketahanan pangan nasional.
Pemimpin juga dituntut untuk mampu berfikir “out of the box” atau kreatif dalam kata yang lebih singkat. SBY juga menunjukkan bahwa seorang pemimpin harus berani menanggung resiko. Keputusannya untuk membuka kembali diskusi dengan GAM pada tahun 2005 serta keputusannya untuk menaikkan BBM selama dua kali dalam masa pemerintahannya merupakan keputusan yang sangat penuh resiko. Keikutsertaan SBY secara pribadi dalam menangani kasus penculikan Raisya 2 hari sebelum HUT RI tahun 2007 digambarkan sebagai langkah tepat SBY yang sudah semestinya ‘do the right thing’.
Bagian kedua dari buku ini mengulas kemampuan SBY dalam memimpin selama proses perubahan. SBY telah mampu secara signifikan menginisiasi percepatan birokrasi di tanah air. Berbagai indikator positif pun menjadi bukti. Sukses dalam melakakukan transformasi diri dalam memegang peran selama sebelm dan menjabat sebagai presiden menjadi point berikutnya dari kisah teladan SBY. Penolakan MPR untuk memberkan kesempatan SBY untuk berpidato di hari pelantkannya, menunjukkan bahwa SBY mampu melakukan improvisasi dengan menaati peraturan, tidak menyampaikan pidato di gedung MPR, namun langsung seketika beliau tiba di istana Negara. Sebagai presiden, SBY pantang menghina pendahulu – pendahulunya.
SBY mengakui bahwa setiap orang memiliki karakter unik dan mempunyai kelebihan dan kekurangan masing – masing. SBY selalu mengakui kebaikan pendahulunya namun pantang baginya menjelek – jelekkan salah satu dari mereka. Presiden pun harus peduli dengan bawahannya. Ini SBY buktikan dengan menaikkan gaji berbagai kalangan pegawai level bawah. Meskipun terus diiringi berbagai rasa pesimis dalam pemerintahannya, SBY tetap memancarkan rasa optimis beliau.Dalam hal penanggulangan pemanasan global, SBY tetap optimis menggalakkan usahanya untuk mengatasi masalah bumi walaupun lawan politiknya terus mencaci belaiu. Sebagai seorang pemimpin, SBY pun mampu menunjukkan kemampuan untuk berfikir rasional, taat pada sistem dan aturan, serta mampu mencari penyelesaian dari masalah.
Dalam ‘Memimpin Rakyat dalam Menhadapi Tantangan’, Dino menunjukkan teladan dari SBY dalam situasi yang penuh tantangan dan bagaimana mengatasinya. Sikap SBY yang peduli dengan rakyat dan mau melayani rakyat dengan keikhlasan mengawai bagian ke-tiga buku ini. SBY pun memiliki cara khusus untuk tetap menjaga kepercayaan rakyat, yaitu dengan menunjukkan keberpihakannya pada rakyat dan dengan mempertahankan reputasinya ketika dilanda masalah. Dalam memimpin, SBY paham bahwa dia tidak boleh sesumbar dan dengan leluasa mengumbar janji.
Dalam kondisi politik yang bergejolak pun SBY tetap mampu mempertahankan warna politiknya. SBY juga dinilai Dino sebagai seorang presiden yang memiliki akhlak dan moralitas dalam memimpin. Masalah dan tantangan memang bagian dari kehidupan manusia, ketika menghadapinya pun SBY harus kuat. Dia telah membuktikan mampu untuk melawan fitnah dan mampu mengakui kekalahan dalam percaturan dunia politik.
Dalam memimpin tim untuk membuat keputusan, Dino menilai SBY sebagai seorang pemimpin yang cakap karena berbagai kemampuannya yang menunjang bidang ini. SBY mampu memilih anggota timnya secara mandiri, tanpa intervensi pihak lain. SBY pun memahami pentingnya factor ‘timing’ dalam menentukan keputusan. Misalnya, ketika Pak Suharto sedang dirawat di rumah sakit, SBY dengan santun menolak tawaran PM Malaysia untuk menyanyi ketika jamuan makan malam, karena SBY harus peka pada masalah ini.
Budaya korporat yang telah mendarah daging di lingkaran kepemimpinan pusat pun bisa beliau atasi. Sebagai presiden yang super sibuk dan harus mengambil keputusan di manapun beliau berada tanpa ada toleransi keadaan, beliau harus mampu mengambil keputusan sambil berlari. Pola piker dan paradigm presiden yang “harus bisa!” dalam melaksanakan sesuatu, beliau tidak mentolerir alasan yang mengada – ada dan menginspirasi setiap bawahannya untuk ‘harus bisa’ dalam melaksanakan sesuatu karena beliau yakin pola pikir lah yang akan menentukan keberhasilan.
SBY sangat teliti terhadap setiap detail yang beliau hadapi dalam berpidato, beliau hampir selalu mengecek setiap teks pidato yang Dino dan rekan – rekannya tulis, untuk memastikan semuanya sesuai visi beliau. SBY mampu menjaga jarak dengan setiap bawahannya, untuk tidak terlalu dekat atau terlalu jauh, karena beliau yakin bahwa beliau harus berlaku objective.
SBY, menurut Dino, telah mampu meningkatkan peran Indonesia di kancah politik global. Indonesia tidak lagi dianggap sebagai negara yang cuek terhadap kondisi global. Sikap beliau yang mampu bersikap internasionalis menguatkan sikap nasionalis beliau. SBY tidak lagi merasa inferior dalam percaturan politik global, tapi sudah merasa sejajar dengan bangsa yang lain, sehingga kerjasama pun dilakukan atas dasar kesetaraan derajat.
Dalam dunia internasional, SBY menyadari bahwa seorang pemimpin harus percaya diri terhadap setiap keputusannya. Dalam berdiplomas, SBY pun telah mampu menggunakan political capital secara cerdas. Kemampuan beliau dalam membuka dead-lock selama konferensi global warning di Bali sehingga tebentuklah Bali Roadmap menjadi salah satu bukti sukses pemerintahan beliau. SBY pun dinilai Dino sebagai sosok yang mampu menggagas ide dan mengaplikasikan ide itu dalam inovasi – inovasi nyata.
Terakhir, sikap SBY untuk mampu memimpin diri sendiri dijadikan Dino sebagai penutup dalam buku ini. SBY sangat menhargai waktu, dan selalu berusaha datang 15 menit sebelum waktu kesepakatan perjanjian. Salah satu contoh konkret yang sangat meningkatkan citra Indonesia adalah ketika sidang mengikuti sidan OKI di Senegal tahun 2008. Sesuai jadwal acara harus dimulai jam 9.00 pagi, namun pada saat itu, hanya SBY yang telah duduk di ruangan. Beliau harus menunggu pemimpin – pemimpin lainnya yang baru datang secara lengkap setelah satu setengah jam menunggu.
SBY pun meyakini bahwa beliau harus mampu menjadi dirinya sendiri, tidak usah ikut – ikutan orang lain. Salah satunya adalah kecintaan beliau akan musik dan menyanyi yang menjadi ciri khas beliau. Dua sikap terakhir yang dimiliki SBY adalah kemampuannya untuk tidak mendewakan kekuasaan dan mentalnya yang tangguh.
Terlepas dari berbagai kontroversi alasan politik di balik penerbitan buku ini, “Harus Bisa!” bisa menjadi referens para pemimpin muda seperti kita dalam melatih jiwa kepemimpinan kita. Karakteristik – karakteristika SBY yang diungkapkan Dino dalam buku ini harus kita pelajari dan terapkan untuk meningkatkan kemampuan leadership kita.

Ketika "pintar" tak pada tempat yg tepat


PINTAR
1. apakah si pintar dapat mengalahkan sgalanya?
gak juga. slama masih ada si cerdas, si pintar mungkin tak akan menang.
2. mengapa orang ingin jadi pintar?
entahlah. hanya orang itulah yang tahu.
tapi, akan lebih baik jika ingin jadi cerdas.
3. apa ada lomba dengan nama “pintar cermat”?
mm..belum pernah tau. yang ada hanya lomba “cerdas cermat”.
4. apa orang yang menginginkan suatu hal harus menggunakan si pintar?
tidak juga. bukan si pintar namanya, tetapi si licik.
5. mengapa bukan si pintar?
karena si pintar untuk hal-hal yang baik dan berguna.
6. bukankah si pintar juga sering untuk hal gak baik n tak guna?
ya iyaLaa.. kyak pintar ngibul, pintar membunuh, pintar mencuri hati orang, dl.
7. perbedaan si licik n si pintar?
uda jelaskan.. si licik suka ira ma si pintar.. cz licik gak bisa jd kayak si pintar.
8. si pintar pernah iri juga gak?
pasti pernah dong.. tapi irinya ma si cerdas. cz si cerdas melebihi si pintar.

6 pria yang harus dihindari sama cewek


Sendiri lagi? Ada tiga peraturan yang perlu dijalankan bila Anda ingin berkencan lagi sesudah mengalami putus hubungan, yaitu:
1. Jangan menyalahkan diri sendiri.
2. Jangan samakan teman kencan baru dengan sang mantan.
3. Walaupun Anda tergila-gila pada teman kencan yang baru, jangan buru-buru serahkan seluruh hati Anda padanya. Nah, sebelum menjalin hubungan baru, perhatikan jenis-jenis pria berikut agar Anda tak salah pilih pasangan:
1. TIPE SI PEMARAH
Cara mengenalinya:
Belum apa-apa dia sudah menceritakan pacarnya yang berselingkuh dengan pelatih fitness-nya atau membawa kabur tabungannya dan dia mengatakan tak sabar mendengar cerita mengenai putusnya hubungan Anda dengan si mantan.
Mengapa dia menggoda hati:
Anda menghadapi musuh yang sama, yaitu sama-sama punya mantan. Di satu sisi, sifat “panas” mantan Anda dapat membuat Anda bergairah.
Tinggalkan:
Bila teman kencan baru (yang juga baru putus hubungan) selalu menyalahkan mantannya, biasanya dialah yang bermasalah dan umumnya belum siap memulai hubungan baru.
2. TIPE SAHABAT DAN BEKAS MANTANNYA
Cara mengenalinya:
Dia tidak tertarik pada pembicaraan lain kecuali membicarakan mantannya.
Mengapa dia menggoda hati:
Tampaknya dia ingin memberi penyegaran bagi Anda.
Hindari:
Tetap menjaga hubungan baik dengan sahabat, tentu tidak ada salahnya. Tetapi bila dia selalu membicarakan mantannya, seolah-olah tak ada yang lebih baik dari mantannya, berarti dia masih mencintai dan masih ingin kembali ke mantannya. Tinggalkan dia.
3. TIPE KAWAKAN
Cara mengenalinya:
Dia tipe yang tertutup, memakai sepatu mahal, tampak rapi, dan selalu menghindari pembicaraan yang bersifat pribadi.
Mengapa dia menggoda hati:
Seperti pada permainan tenis, bila lawan main Anda orang yang sudah mahir, tenaga Anda tidak terkuras seperti bila main dengan pemula. Demikian juga halnya dengan tipe orang yang sudah kawakan. Dia pandai membuat Anda merasa nyaman, relaks, dan aman.
Hindari:
Orang dengan tipe ini pintar berkencan dan pada umumnya tidak mau terlibat dalam pembicaraan yang menyangkut masalah pribadi. Biasanya dia juga tipe yang tidak mau terikat.
4. TIPE PENASIHAT ULUNG
Cara mengenalinya:
Dia pandai bicara dan jago memberi nasihat.
Mengapa dia menggoda hati:
Bila berkonsultasi ke ahli, Anda harus bayar, kan? Nah, kalau bisa konseling gratis, mengapa tidak?
Tinggalkan:
Kencan Anda akan seperti sesi terapi alias tidak romantis dan tidak menarik. Masalah yang paling utama adalah, orang dengan tipe seperti ini bertambah bahagia mendengarkan kesedihan orang lain.
5. TIPE POSESIF
Cara mengenalinya:
Pada waktu dia mendengar Anda menikah, yang dia tanyakan sambil bercanda adalah, “Pasangan kamu menyakiti kamu?”
Mengapa dia menggoda hati:
Cemburu membuat orang merasa tersanjung. Dia menginginkan Anda hanya untuk dirinya.
Tinggalkan:
Rasa cemburu yang besar menunjukkan sifat emosi yang tidak stabil.
Pada awalnya memang tampak seperti memberi perhatian, tapi selanjutnya akan merupakan suatu hal yang tidak menyenangkan bila semua tindakan dan apa yang Anda kerjakan harus diketahuinya.
6. TIPE ANAK MUDA
Cara mengenalinya:
Dia akan mengatakan, Anda jauh lebih menarik dari gadis usia 22 tahun yang pernah dikencaninya. Dan begitu tahu Anda baru saja menjanda, dia merasa seperti baru dapat lotere.
Mengapa dia menggoda hati:
Dia sangat seksi dan mempunyai daya tarik yang kuat.
Tinggalkan:
Dia hanya ingin memanfaatkan Anda. Kencan dengan Anda berarti dia tidak perlu mengeluarkan uang.

28 Feb 2010

Cara memperbaiki kerusakan pada windows


Bagi rekan2 yang sedang mengalami ke rusakan pada windowsnya, nih ada
sedikit info yang saya dapat dari forum sebelah, semoga membantu ya
Berikut tahapan2 sesuai dengan jenis kesalahan.
1. Memperbaiki Instalasi (Repair Install)
Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem
operasi lain untuk booting,
Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja
sebagaimana setting (pengaturan)
yang awal.
- Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
- Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam,
tergantung spek komputer Anda.
- Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi
perbaikan (repair) yang kedua,
bukan yang pertama.
- Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
- Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R
Ini akan memulai perbaikan.
- Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the
Licensing Agreement”
- Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya
C:\WINDOWS
Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file.
Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
- Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar “progress bar” yang merupakan
bagian dari perbaikan,
dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi “Collecting
Information, Dynamic Update,
Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation” .
- Ketika ditanya, klik tombol Next
- Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP
Anda yang valid.
- Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup
yang sama.
- Komputer akan restart.
- Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan
sistem ketika instalasi normal.
- Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
- Selesai
Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.
____________ _________ _________ _________ _________ __
____________ _________ _________ _________ _________ __ ___
2. NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” / NTOSKRNL tak
ditemukan, lakukan:
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki
yang sesuai.
- Biasanya #1
- Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
- Tulis: CD i386
- Tulis: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32 \ntoskrnl. exe
- Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan
lokasinya.
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
____________ _________ _________ _________ _________ __
____________ _________ _________ _________ _________ __ ___
3. HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file
hal.dll, ada kemungkinan
file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured) .
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki
yang sesuai.
- Biasanya #1
- Tulis: bootcfg /list
Menampilkan isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini
- Tulis: bootcfg /rebuild
Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
____________ _________ _________ _________ _________ __
____________ _________ _________ _________ _________ __ ___
4. Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\ CONFIG rusak atau hilang
Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan:
“Windows could not start because the following files is missing or corrupt
\WINDOWS\SYSTEM32\ CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\ CONFIG\SOFTWARE”
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki
yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Tulis: cd \windows\system32\ config
- Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
- Tulis: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
- Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
- Tulis: copy \windows\repair\ system
- Tulis: copy \windows\repair\ software
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
____________ _________ _________ _________ _________ __
____________ _________ _________ _________ _________ __ ___
5. NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)
Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:
a. Untuk partisi tipe FAT
- Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file
NTLDR atau NTDETECT.COM
dari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\
b. Untuk partisi tipe NTFS
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki
yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda
(Sesuaikan!) .
- Tulis: COPY X:\i386\NTLDR C\:
- Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT. COM C:\
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT